Thomas Tuhel: Kami Bermain dengan Api

Thomas Tuhel: Kami Bermain dengan Api

Thomas Tuhel: Kami Bermain dengan Api – Thomas Tuhel saksikan langsung bagaimana Chelsea melewati tiga point yang bernilai saat berjumpa Everton dalam pertandingan kelanjutan Premier League, Jumat (17/12/2021). Tidaklah aneh jika dianya berasa sedih berat.

Laga yang berjalan di Stamford Bridge itu usai dengan posisi seimbang 1-1. Chelsea unggul terlebih dahulu lewat Mason Mount pada menit ke-70, Bandar Slot Bet Terkecil saat sebelum disetarakan oleh Jarrad Branthwaite empat menit berlalu.

Link : https://kelsonmo.com/real-madrid-kelihatannya-dapat-sedikit-bernafas-lega/

Thomas Tuhel: Kami Bermain dengan Api

Walau sebenarnya Chelsea punyai semua argumen untuk memenangi laga itu. Mereka kuasai semua faktor permainan, dimulai dari jumlah shooting sampai persentase kepenguasaan bola, Sayang, sepak bola tidak dimenangi oleh statistik, tetapi seberapa banyak gol yang bersarang ke gawang musuh. Harus dianggap, pijaklnya baris depan jadi aspek terpenting Chelsea tidak berhasil kantongi kemenangannya atas pertandingan ini.

Susah Diterima

Berdasarkan catatan, Slot Bet Terendah Chelsea melepas sekitar 23 shooting yang 10 salah satunya menjumpai target. Bila mempunyai baris depan yang efisien dalam manfaatkan kesempatan, mereka semestinya dapat meraih kemenangan dengan margin score lebih dari 2 gol, Ini membuat Tuhel sebagai pelatih sedih. Dia tidak dapat sembunyikan hati frustrasinya saat dijumpai mass media sesudah laga usai.

Link: https://159.223.87.221/judi-online/slot-online/

Bermain dengan Api

Sesuai dengan claim di atas, Tuhel yakini jika Chelsea semestinya dapat meraih kemenangan dengan beda dua-tiga gol. Tetapi beberapa pemainnya justru membuat risiko besar dengan sia-siakan banyak kesempatan emas, “Tentunya, salah satunya argumen paling besarnya ialah peluang yang kami menyia-nyiakan ini hari. Kami bisa jadi unggul dua atau 3 gol dan bermain dengan api.”

Chelsea sebetulnya punyai argumen untuk berlindung. Beberapa pemain keutamaan harus mangkir karena terkena Covid-19. Tetapi Tuhel malas berlindung dibalik alasan itu. Karena pada intinya, Chelsea punyai kedalaman tim yang oke.

See also  Arsenal Kejar Ronald Araujo