Arsenal Kembali Menelan Kekalahan Walau Sempat Unggul

Arsenal Kembali Menelan Kekalahan Walau Sempat Unggul

Arsenal Kembali Menelan Kekalahan Walau Sempat Unggul – Hal itu membuat Mikel Arteta berasa benar-benar frustrasi, Arsenal kalah 1-2 saat berkunjung ke basis Everton pada pertandingan minggu ke-15 Premier League. Tanding ini berjalan di Goodison Park, Selasa (7/12/2021) pagi hari WIB.

Arsenal sebetulnya sanggup unggul terlebih dahulu melalui gol Martin Odegaard mendekati turun minum. Tetapi, Everton sanggup mengubah kondisi di set ke-2 melalui Richarlison dan Demarai Gray, Pada laga awalnya menantang Manchester United, Bandar Slot Bet Terkecil Arsenal alami keadaan sama. Mereka tidak berhasil mencetak kemenangan walau sempat unggul lebih dulu.

Link : https://stevewestenra.com/community/profile/sobatjp/

Arsenal Kembali Menelan Kekalahan Walau Sempat Unggul

Arteta Frustrasi

Dianggap si manager Mikel Arteta, ketidakberhasilan Arsenal menjaga keunggulan sesudah cetak gol lebih dulu sudah membuat dianya benar-benar frustrasi, “Benar-benar membuat frustrasi, karena saat Anda unggul 1-0 di pertandingan tandang dan kami mengetahui skenario dan kerangka yang kami permainkan malam hari ini dengan keadaan mereka sekarang ini,” kata Arteta.

“Kami semestinya dapat melakukan perbuatan lebih baik. Terang Anda harus manfaatkan kesempatan, Live Casino Online Terbesar tapi permainan kami pada umumnya, langkah kami menyelesaikan apa yang ingin kami kerjakan, itu tidak stabil dan lumayan bagus.”

Link: Sobatjp

Buang Kesempatan

Sesudah unggul lebih dulu, Arsenal semestinya memperoleh momen untuk selalu tekan Everton. Sayang, The Gunners malah buang keunggulan mereka itu, “Kami unggul 1-0 di set pertama dan semestinya memakai peristiwa itu untuk mengatur permainan dan memakainya untuk cetak lebih satu gol dan coba membunuh permainan,” sambungnya.

“Saat kami mempunyai empat kesempatan – satu sama Eddie, dua dengan Martin dan satu sama Auba – kami tidak melakukan. Selanjutnya kami kecolongan gol pertama dari lemparan ke yang kami punyai . Maka benar-benar sedih.”