Direktur Fiorentina Sebut Klub Jadi Tahanan Dusan Vlahovic & Agennya

Direktur Fiorentina Sebut Klub Jadi Tahanan Dusan Vlahovic & Agennya

Direktur Fiorentina Sebut Klub Jadi Tahanan Dusan Vlahovic & AgennyaSesudah presiden Rocco Commisso mencela Dusan Vlahovic dan agennya mengenai kepindahnya penyerang itu ke Juventus, saat ini direktur Fiorentina Daniele Trade turut mencela agen dan pemain berumur 21 tahun itu.

Daniele Prade menyebutkan jika Fiorentina ialah tahanan untuk Dusan Vlahovic dan agennya yang memaksakan transfer ke Juventus, saat club Toskana mau tak mau untuk menjualnya dibanding kehilangannya dengan bebas transfer di akhir musim depan.

La Viola terbuncang oleh keperginya pembuat gol paling banyak Serie A mereka ke lawan bebuyutan Bianconeri, walau mereka bawa keuntungan yang besar capai Rp 1,6 Trilyun terhitung bonus dalam transfer striker internasional Serbia itu.

Baca Juga: Jurgen Klopp Bukan Cuman Beri pujian Tapi Memberikan Peringatan

Memang kontrak Dusan Vlahovic di Artemio Franchi akan usai pada 30 Juni 2023 kedepan dan ia sudah menjelaskan pada pihak club jika ia tidak mau mengupdate kontraknya dan ingin tergabung ke Juventus sebagai tukarnya, susul Federico Bernardeschi dan Federico Chiesa.

Sebetulnya Arsenal dan Tottenham Hotspur tertarik pada pemain berumur 22 tahun itu dan Fiorentina lebih sukai jual bintang mereka ke team Premier League daripada ke pesaing Serie A, tetapi si pemain Situs Agen Judi Slot Online Terpercaya sudah menguatkan hatinya untuk cuman pilih bianconeri sebagai tujuan selanjutnya.

“Semuanya orang mengetahui benar apa kondisinya dengan Dusan Vlahovic dan mustahil untuk menampik proposal itu,” kata Daniele Pradè dalam pertemuan, seperti diambil lewat Bandar Slot Game Online Terlengkap Indonesia Football Italia. “Kami pahami kepahitan beberapa penggemar, tapi ada banyak keadaan yang melebihi kami semua. Tim-tim nyaris jadi sandera agen dan pemain.”

See also  Lionel Messi Makin Percaya Diri dengan PSG

“Kami tidak dapat menampik transfer ini karena kami beresiko kehilangan ia dengan gratis. Ini ialah sepak bola kekinian dan kami cuman dapat mengharap segala hal berbeda.”